Beranda » Uncategorized » ETIKA BISNIS

ETIKA BISNIS

          Norma adalah aturan yang berlaku di kehidupan bermasyarakat, aturan yang bertujuan untuk mencapai kehidupan masyarakat yang aman, tertib dan sentosa. Namun tidak sedikit orang yang masih melanggar norma-norma dalam masyarakat. Norma terdiri dari 5 jenis yaitu noma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, norma kebiasaan dan norma hukum. Norma agama adalah norma yang berdasarkan pada ajaran aqidah suatu agama. Norma kesusilaan adalah norma yang berdasarkan pada hati nurani atau akhlak manusia. Norma kesopanan adalah norma yang berpangkal dari aturan tingkah laku yang berlaku di masyarakat. Norma kebiasaan adalah norma yang merupakan hasil dari perbuatan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam bentuk yang sama sehingga menjadi kebiasaan. Norma hukum adalah himpunan petunjuk hidup/ perintah dan larangan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat.

           Secara umum etika dibagi menjadi 2 yaitu etika umum dan etika khusus. Etika umum itu berarti etika yang berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolak ukur dalam menilai baik buruknya suatu tindakan. Sedangkan etika khusus itu etika dalam penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus.

            Menurut Sonny Keraf (1998), etika bisnis memiliki 5 prinsip diantaranya pertama, prinsip otonomi yaitu sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan dan bertindak berdasarkan kesadaran tentang apa yang dianggapnya baik untuk dilakukan. Kedua, prinsip kejujuran dimana prinsip ini memiliki tiga lingkup kegiatan bisnis yakni jujur dalam pemenuhan syarat-syarat perjanjian dan kontrak, jujur dalam penawaran barang atau jasa dalam harga dan mutu yang seimbang, dan jujur dalam hubungan kerja intim dalam perusahaan. Ketiga, prinsip keadilan yaitu keharusan untuk memperlakukan setiap orang secara sama dengan aturan yang adil dan sesuai kriteria yang rasional obyektif serta dapat dipertanggung jawabkan. Keempat, prinsip saling menguntungkan yaitu menuntut agar bisnis dijalankan sedemikian rupa sehingga menguntungkan semua pihak. Kelima, prinsip integritas moral sebagai tuntutan internal dalam diri pelaku bisnis atau perusahaan untuk tetap menjaga nama baik pimpinan, orang-orangnya maupun perusahaannya.

         Stakeholders adalah salah satu pendekatan dengan cara mengamati unsur-unsur dalam bisnis yang saling terkait dan kemudian menjelaskan secara analitis bagaimana unsur-unsur tersebut akan dipengaruhi dan juga mempengaruhi keputusan dan tindakan bisnis. Pendekatan stakeholder digunakan dalam dunia bisnis untuk memperlihatkan siapa saja yang mempunyai kepentingan atau terlibat dalam kepentingan itu. Kelompok stakeholders terdiri dari 2 kelompok yakni kelompok primer yang terdiri dari pemilik modal atau saham, kreditor, karyawan, pemasok, konsumen, penyalur dan pesaing atau rekanan menjelaskan bahwa perusahaan harus menjalin relasi yang baik dan etis dengan kelompok ini.  Dan kelompok sekunder yang terdiri dari pemerintah setempat, pemerintah asing, kelompok sosial, media massa, kelompok pendukung serta masyarakat menjelaskan bahwa mitos bisnis amoral mengungkapkan suatu keyakinan antara bisnis dan moralitas atau etika tidak ada hubungan sama sekali.

              Terdapat 3 kriteria dan prinsip dari etika utilitarianisme yaitu manfaat, manfaat terbesar dan manfaat terbesar bagi sebanyak mungkin orang serta 3 nilai positif utilitarianisme yaitu Rasionalitas, utilitarianisme sangat menghargai kebebasan setiap pelaku moral dan universalitas. Utilitarianisme memiliki beberapa kelemahan yakni manfaat merupakan konsep yang begitu luas sehingga dalam kenyataan praktis akan menimbulkan kesulitan yang tidak sedikit, tidak pernah menganggap serius nilai suatu tindakan pada dirinya sendiri dan hanya memperhatikan nilai suatu tindakan sejauh berkaitan dengan akibatnya, tidak pernah menganggap serius kemauan baik seseorang, variabel yang dinilai tidak semuanya dapat dikualifikasi dan seandainya ketiga kriteria dari etika utilitarianisme saling bertentangan, maka akan ada kesulitan dalam menentukan prioritas diantara ketiganya. 

            Terdapat beberapa hal yang harus di patuhi perusahaan berkaitan dengan etika bisnis. 3 syarat-syarat dalam tanggung jawab moral  yaitu pertama tanggung jawab mengandaikan bahwa suatu tindakan dilakukan dengan sadar dan tahu, kedua tanggung jawab juga mengandaikan adanya kebebasan pada tempat pertama yang dalam arti tanggung jawab hanya mungkin relevan dan dituntut dari seseorang atas tindakannya jika tindakan itu dilakukan secara bebas, dan yang ketiga adalah tanggung jawab juga mensyaratkan bahwa orang yang melakukan tindakan tertentu memang mau melakukan tindakan itu. Menurut De George status Perusahaan terbagi 2 macam pandangan yakni pandangan legal-creator dan pandangan legal-recognitions. Argumen yang mendukung perlunya keterlibatan sosial perusahaaan terbagi menjadi 6 yakni kebutuhan dan harapan masyarakat yang semakin berubah,  terbatasnya SDA, lingkungan sosial yang lebih baik, pertimbangan tanggung jawab dan perusahaan, bisnis mempunyai sumber-sumber daya yang berguna, serta keuntungan jangka panjang. Sedangkan Argumen yang menentang perlunya keterlibatan sosial perusahaan terbagi 4 yakni tujuan utama bisnis adalah mengejar keuntungan sebesar-besarnya, tujuan yang terbagi-bagi dan harapan yang membingungkan, biaya keterlibatan sosial, serta kurangnya tenaga terampil dibidang kegiatan sosial.

        Paham tradisional dalam bisnis yaitu terdiri dari keadilan legal yakni menyangkut hubungan antara individu/kelompok masyarakat dengan negara, keadilan komutatif yakni mengatur hubungan yang adil antara satu orang dengan yang lain atau warga negara satu dengan warga negara lainnya, serta keadilan distributif ( keadilan ekonomi ) yakni distribusi ekonomi yang merata/ yang dianggap merata bagi semua warga negara.

             Di dalam etika berbisnis dijelaskan tentang hak pekerja, yakni  pertama, hak atas pekerjaan dan upah yang adil karena hak atas pekerjaan adalah hak azazi manusia dan upah yang adil adalah hak legal dimana pekerja berhak mendapatkan penghidupan yang layak dan upah yang sesuai atas tenaga yang telah disumbangkan dimana kerja merupakan perwujudan dari diri manusia sebagai manusia yang mandiri. Kedua, hak untuk berserikat dan berkumpul yang merupakan salah satu wujud utama hak atas kebebasan dari salah satu HAM. Ketiga, hak atas perlindungan keamanan dan kesehatan karena terdapat berbagai resiko yang mengharuskan pekerja mendapat jaminan kesehatan, keselamatan dan keamanan dengan mengasuransikan mereka melalui wahana asuransi kesehatan atau kecelakaan. Keempat, hak perlakuan keadilan dan hukum dimana semua pekerja harus diperlakukan sama secara fair tanpa adanya diskriminasi. Kelima, hak atas rahasia pribadi karena ada beberapa hal tertentu yang karyawan tidak ingin perusahaan mengetahuinya. Akan tetapi hak ini bersifat tidak mutlak seperti dalam hal penyakit, karena perusahaan tidak ingin merugikan banyak orang. Keenam, hak atas kebebasan suara hati dimana pekerja tidak boleh dipaksa untuk melakukan sesuatu yang dianggapnya tidak baik atau baik menurut perusahaan.

       Whistle blowing adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang karyawan untuk membocorkan kecurangan entah yang dilakukan oleh perusahaan atau atasannya kepada pihak lain. Terdapat 2 macam whistle blowing yaitu whistle blowing internal, terjadi ketika seorang/beberapa orang karyawan tahu mengenai kecurangan yang dilakukan oleh karyawan lain/kepala bagiannya kemudian melaporkan kecurangan itu kepada pimpinan perusahaan yang lebih tinggi dan whistle blowing eksternal, menyangkut kasus dimana seseorang pekerja mengetahui kecurangan yang dilakukan perusahaannya lalu membocorkannya kepada masyarakat karena ia tahu bahwa kecurangan itu akan merugikan masyarakat.

        Suatu kontrak dapat dikatakan baik dan adil apabila kedua belah pihak mengetahui sepenuhnya hakikat dan kondisi persetujuan yang mereka sepakati, tidak adanya pihak yang memalsukan fakta tentang kondisi dan syarat-syarat kontrak, tidak adanya pemaksaan serta tidak mengikat untuk tindakan yang bertentangan dengan moralitas.

   Produsen memiliki kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi, yaitu memenuhi ketentuan yang melekat pada produk, menyingkapkan semua informasi serta tidak mengatakan yang tidak benar tentang produk yang ditawarkan. Disamping itu terdapat beberapa pertimbangan gerakan konsumen, yaitu produk yang semakin banyak dapat menguntungkan konsumen di satu pihak dan merugikan di pihak lain, terspesialisasinya berbagai jenis jasa yang dapat menyulitkan konsumen, pengaruh iklan terhadap kehidupan konsumen, keamanan produk yang tidak diperhatikan, serta posisi konsumen yang lemah pada jual beli kontrak.

     Iklan mempunyai dua fungsi yaitu berfungsi memberi informasi dan membentuk opini. Iklan yang berfungsi sebagai pemberi informasi merupakan media untuk menyampaikan informasi yang sebenarnya kepada masyarakat tentang produk yang akan/sedang ditawarkan di pasar. Pada fungsi ini iklan membeberkan dan menggambarkan seluruh kenyataan serinci mungkin tentang suatu produk yang pada akhirnya untuk mencapai tujuan agar konsumen mengetahui produk tersebut dan membelinya. Sedangkan iklan yang berfungsi sebagai pembentuk opini merupakan iklan yang mempengaruhi massa untuk memilih, dengan kata lain iklan berfungsi untuk menarik dan mempengaruhi calon konsumen untuk membeli produk yang diiklankan dengan menggunakan cara menampilkan model iklan yang persuasif, manipulatif dengan maksud menggiring konsumen untuk membeli produk.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s